Operasi Plastik Dan Resikonya

operasi plastikKamu mau operasi plastik ?.Tau resiko yang harus diterima jika gagal operasi yang satu ini? sebelum memutuskan untuk operasi plastik ini lebih baik baca ini dulu.

Operasi plastik atau dikenal dengan “Plastic Surgery” dalam bahasa arab “Jirahah Tajmil” adalah bedah/operasi yang dilakukan untuk mempercantik atau memperbaiki satu bagian didalam anggota badan, baik yang nampak atau tidak, dengan cara ditambah, dikurangi atau dibuang, bertujuan untuk memperbaiki fungsi dan estetika tubuh.misalnya kini marak dilakukan untuk memperindah dan memperbaiki beberapa bagian tubuh tertentu terutama bagian wajah. Berita terbaru mengetahui bahwa Masyarakat semakin mengenal bedah plastik untuk memperbaiki kelopak mata atas dan bawah serta alis, membentuk pipi, dagu, dan hidung, face lift, neck lift, membuang tato, tummy tuck, liposuction atau sedot lemak, hingga memperbesar maupun mengecilkan payudara.

dan sebagian Ulama hadits[ii] yang lain berpendapat bahwa yang dimaksud dengan operasi plastik itu hanya ada dua:

1. Untuk mengobati aib yang ada dibadan, atau dikarenakan kejadian yang menimpanya seperti kecelakaan, kebakaran atau yang lainya. Maka operasi ini dimaksudkan untuk pengobatan

2. Atau untuk mempercantik diri, dengan mencari bagian badan yang dianggap mengganggu atau tidak nyaman untuk dilihat orang, istilah yang kedua ini adalah untuk kecantikan dan keindahan.

Jika melihat hasilnya, orang mengira operasi plastik mudah dilakukan. Pasien tinggal datang ke dokter bedah dan siap naik meja operasi. Sesederhana itukah? Tentu saja tidak. Ada prosedur medis dan persiapan psikologis yang panjang.Peringatan akan besarnya risiko dari bedah plastik ditegaskan para ahli kesehatan belum lama ini. Mereka pun menekankan bahwa bedah plastik seharusnya hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang berbadan sehat. Direktur Bedah Plastik pada University of Texas Southwestern Medical Center, Dr. Rod Rohrich, seperti dikutip kantor berita Xinhua, mengatakan bedah plastik memiliki risiko yang sama besar dengan bedah-bedah lainnya.

Jenis-jenis operasi plastik

Seperti yang telah kita ketahui bahwa operasi yang dilakukan itu bisa sebelum meninggal atau sesudahnya, akan tetapi untuk pembagian yang kedua ini tidak ada hubungannya dengan operasi plastik.

Oleh karena itu dalam makalah yang singkat ini, kita tidak membicarakan hal-hal yang berkenaan dengan mayat.

Operasi plastik ada dua :

1. Operasi tanpa ada unsur kesengajaan

2. Operasi yang disengaja

resiko operasi plastik

Resiko Operasi Plastik

Banyak diantara melakukan Operasi Plastik ini berhasil, namun banyak juga yang gagal, Sebuah studi yang dipublikasikan baru-baru ini oleh jurnal Plastic and Reconstructive Surgery mengungkapkan bahwa komplikasi serius terjadi dalam satu di antara 298 kasus, dan kematian terjadi dari satu di antara 51.459 kasus.

Resiko operasi plastik akan berbeda pada setiap orang, tergantung pada individu dan jenis operasi yang dipilih. Munculnya jaringan parut adalah salah satu resiko yang paling umum terjadi. Kebanyakan ahli bedah akan mnyembunyikan bekas sayatan di tempat yang tidak terlihat, seperti di bawah lipatan dari payudara (pada operasi pembesaran payudara), atau di sekitar garis rambut (operasi wajah). Sebagian besar dari operasi tersebut akan mengakibatkan jaringan parut yang permanen.lihat Tips Kulit Halus.

Pendarahan dan infeksi setelah Operasi Plastik juga bisa terjadi. Kerusakan saraf merupakan komplikasi serius yang dapat diakibatkan dari operasi plastik. Beberapa orang juga akan merasakan mati rasa dan kekakuan otot di sekitar area bekas operasi. Bahkan seseorang juga bisa mengalami trauma baik secara fisik maupun psikologis pasca operasi. Jenis operasi yang dilakukan juga akan menentukan resiko yang mungkin saja akan terjadi. Operasi pembesaran payudara dapat menyebabkan kerusakkan indra, perubahan warna kulit, nekrosis jaringan, asimetri, infeksi, anestesi (syok, kegagalan pernapasan, serangan jantung, koma, kematian), pembentukan jaringan parut dan reaksi alergi di sekitar area bekas operasi. Operasi wajah juga dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan penuaan dini.

Resiko yang terjadi juga tergantung pada individunya sendiri. Pasien yang merupakan perokok, penderita diabetes, memiliki penyakit jantung dan alergi, tentu lebih mungkin mengalami komplikasi dibanding dengan seseorang yang memiliki kondisi kesehatan yang baik. Sebelum Anda menjalani operasi plastik, penting sekali untuk melakukan pemeriksaan darah dan fisik, untuk menghindari atau meminimalisir resiko dari operasi plastik itu sendiri.

Tidak semua operasi berjalan sukses. Hasil yang tidak memuaskan atau tidak sesuai dengan harapan adalah resiko yang harus Anda pahami ketika akan melakukan operasi ini. Pikirkan, biaya perawatan kecantikan wanita yang akan Anda keluarkan tidaklah sedikit. Apakah biaya tersebut sebanding dengan hasil yang akan Anda terima atau sebaliknya. Jadi, konsultasikanlah terlebih dahulu dengan dokter atau klinik kecantikan Anda.{dari berbagai sumber, berita.gratisku.web.id Operasi Plastik dan Resikonya}.

GD Star Rating
loading...
Operasi Plastik Dan Resikonya, 5.0 out of 5 based on 1 rating

Related Posts:

Category: Berita Kesehatan |Jul, 2011 |